Instalasi Filament Laravel untuk Membuat Admin Panel Modern
Setelah sebelumnya membahas Pengenalan Filament, kini saatnya masuk ke tahap teknis yaitu bagaimana cara melakukan Instalasi Filament pada project Laravel. Filament pada dasarnya merupakan admin panel berbasis Livewire yang siap pakai sehingga proses instalasinya tidak serumit membangun admin panel dari nol. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa menjalankan dashboard admin Filament hanya dalam beberapa menit.
Persiapan Sebelum Instalasi Filament
Sebelum melakukan instalasi, pastikan environment Laravel sudah memenuhi minimal requirement berikut:
- Laravel 10 atau versi terbaru
- PHP 8.1 atau lebih tinggi
- Composer terinstal
- Database sudah terkonfigurasi (MySQL, PostgreSQL, SQLite, dll)
- Web server lokal berjalan (Laragon, Valet, XAMPP, WAMP, dsb)
Jika semuanya sudah siap, lanjut ke tahap instalasi inti.
1. Instalasi Filament Menggunakan Composer
Masuk ke folder project Laravel dan jalankan perintah berikut:
composer require filament/filament:^3.0
Proses ini akan mengunduh paket Filament beserta dependensi seperti Livewire dan Alpine.js (jika belum ada).
2. Publikasi Asset & Konfigurasi (Opsional)
Filament dapat berjalan tanpa publikasi asset tambahan, namun jika ingin melakukan konfigurasi lebih dalam gunakan:
php artisan vendor:publish --tag=filament-config
Ini akan menghasilkan file konfigurasi seperti:
config/filament.php
File ini berisi pengaturan seperti path admin, tema, middleware, hingga guard authentication.
3. Membuat User untuk Login Admin Panel
Filament membutuhkan user untuk masuk ke dashboard. Untuk mempermudah, Filament menyediakan perintah otomatis:
php artisan make:filament-user
Setelah dijalankan, akan muncul prompt seperti:
Name: Email: Password:
Masukkan data sesuai kebutuhan. User ini akan digunakan untuk login pertama kali.
4. Mengakses Dashboard Filament Admin
Secara default, URL Filament dapat diakses melalui:
/admin
Contoh: jika aplikasi berjalan di localhost:8000, maka akses via:
http://localhost:8000/admin
Jika login berhasil, kamu akan melihat dashboard admin Filament default yang sudah rapi dan siap dikembangkan.
5. Konfigurasi Path Admin (Opsional)
Jika kamu ingin memindahkan URL admin ke path lain (misalnya /dashboard), lakukan edit di config/filament.php:
'path' => 'dashboard',
Setelah itu akses melalui:
/dashboard
Ini sangat berguna untuk alasan keamanan maupun kebutuhan manajemen akses.
6. Menambahkan Panel Tambahan (Opsional)
Salah satu hal menarik adalah Filament mendukung multi-panel. Sangat berguna jika aplikasi memiliki admin panel berbeda, seperti Panel Admin dan Panel Customer Service.
Untuk menambahkan panel baru:
php artisan make:filament-panel Manager
Perintah ini akan menghasilkan konfigurasi khusus untuk panel baru yang terpisah dari panel default.
7. Troubleshooting Error Umum Saat Instalasi
Beberapa error yang sering terjadi adalah:
a. Livewire Version Conflict
Jika mendapatkan error Livewire, update dengan:
composer update livewire/livewire
b. Middleware Tidak Terpasang
Pastikan middleware yang dibutuhkan tersedia pada app/Http/Kernel.php untuk Filament seperti web.
c. Guard Authentication Tidak Cocok
Jika aplikasi custom guard authentication, maka konfigurasi dapat diatur melalui:
'auth' => [
'guard' => 'web',
],
yang berada di config/filament.php.
Kesimpulan
Tahap Instalasi Filament pada Laravel termasuk salah satu proses yang paling cepat untuk membangun admin panel modern. Hanya dengan beberapa langkah mulai dari install via Composer hingga setup user login, kamu sudah mendapatkan dashboard yang clean, responsif, dan siap dikembangkan lebih dalam.
Baca Juga: Login Filament di Laravel: Cara Akses Dashboard Admin dengan Aman