Pluginify

Masuk Daftar
Home > Blog > Database > Desain Database Marketplace yang Efisien dan Scalable

Desain Database Marketplace yang Efisien dan Scalable

Desain Database Marketplace yang Efisien dan Scalable

Marketplace merupakan sistem kompleks yang melibatkan banyak entitas seperti pengguna, penjual, produk, transaksi, dan pembayaran. Oleh karena itu, desain database marketplace harus dirancang secara matang agar mampu menangani volume data besar, menjaga konsistensi data, serta mendukung pengembangan jangka panjang.

Artikel ini membahas konsep, struktur tabel inti, relasi database, serta contoh implementasi desain database marketplace yang dapat dijadikan acuan dalam pengembangan sistem e-commerce.

1. Prinsip Dasar Desain Database Marketplace

Sebelum masuk ke struktur tabel, ada beberapa prinsip penting dalam desain database marketplace:

  1. Normalisasi Data
  2. Menghindari duplikasi data yang tidak perlu.
  3. Konsistensi Data
  4. Menggunakan relasi yang jelas antar tabel.
  5. Scalability
  6. Mampu menangani pertumbuhan pengguna dan transaksi.
  7. Keamanan Data
  8. Melindungi data sensitif seperti password dan transaksi.

Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam perancangan database marketplace yang profesional.

2. Entitas Utama dalam Database Marketplace

Secara umum, marketplace memiliki beberapa entitas utama berikut:

  • Users
  • Sellers (opsional, jika dipisah)
  • Products
  • Categories
  • Orders
  • Order Items
  • Payments

Setiap entitas memiliki peran dan relasi yang saling terhubung.

3. Tabel Users

Tabel users menyimpan data pengguna, baik sebagai pembeli maupun penjual.

CREATE TABLE users (
  id BIGINT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
  name VARCHAR(100),
  email VARCHAR(150) UNIQUE,
  password VARCHAR(255),
  role ENUM('buyer','seller','admin'),
  created_at TIMESTAMP,
  updated_at TIMESTAMP
);

Penyimpanan password harus menggunakan hashing, bukan teks biasa.

4. Tabel Products

Tabel products menyimpan informasi produk yang dijual di marketplace.

CREATE TABLE products (
  id BIGINT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
  seller_id BIGINT,
  name VARCHAR(150),
  description TEXT,
  price DECIMAL(12,2),
  stock INT,
  status ENUM('active','inactive'),
  created_at TIMESTAMP,
  updated_at TIMESTAMP,
  FOREIGN KEY (seller_id) REFERENCES users(id)
);

Relasi ini memungkinkan satu penjual memiliki banyak produk.

5. Tabel Categories

Kategori membantu pengelompokan produk agar mudah dicari oleh pengguna.

CREATE TABLE categories (
  id BIGINT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
  name VARCHAR(100),
  slug VARCHAR(120),
  created_at TIMESTAMP
);

Relasi produk dan kategori biasanya bersifat many-to-many.

CREATE TABLE product_categories (
  product_id BIGINT,
  category_id BIGINT,
  PRIMARY KEY (product_id, category_id)
);

Pendekatan ini umum dalam desain database marketplace modern.

6. Tabel Orders

Tabel orders menyimpan transaksi utama yang dilakukan pembeli.

CREATE TABLE orders (
  id BIGINT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
  user_id BIGINT,
  total_price DECIMAL(12,2),
  status ENUM('pending','paid','shipped','completed','cancelled'),
  created_at TIMESTAMP,
  updated_at TIMESTAMP,
  FOREIGN KEY (user_id) REFERENCES users(id)
);

Status order membantu tracking proses transaksi.

7. Tabel Order Items

Karena satu order dapat berisi banyak produk, maka diperlukan tabel order_items.

CREATE TABLE order_items (
  id BIGINT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
  order_id BIGINT,
  product_id BIGINT,
  quantity INT,
  price DECIMAL(12,2),
  FOREIGN KEY (order_id) REFERENCES orders(id),
  FOREIGN KEY (product_id) REFERENCES products(id)
);

Struktur ini memastikan data transaksi tersimpan dengan detail dan rapi.

8. Tabel Payments

Tabel payments mencatat informasi pembayaran pengguna.

CREATE TABLE payments (
  id BIGINT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
  order_id BIGINT,
  payment_method VARCHAR(50),
  payment_status ENUM('pending','success','failed'),
  paid_at TIMESTAMP,
  FOREIGN KEY (order_id) REFERENCES orders(id)
);

Pemisahan tabel pembayaran memudahkan integrasi dengan berbagai payment gateway.

9. Relasi Database Marketplace

Relasi utama dalam desain database marketplace antara lain:

  • Users → Orders (one-to-many)
  • Users → Products (one-to-many)
  • Orders → Order Items (one-to-many)
  • Products → Categories (many-to-many)
  • Orders → Payments (one-to-one atau one-to-many)

Relasi yang jelas membantu menjaga integritas data.

10. Optimasi dan Indexing

Untuk meningkatkan performa query, gunakan index pada kolom yang sering digunakan.

Contoh indexing:

CREATE INDEX idx_products_seller ON products(seller_id);
CREATE INDEX idx_orders_user ON orders(user_id);

Index sangat penting ketika marketplace mulai menangani ribuan hingga jutaan data.

Kesimpulan

Desain database marketplace yang baik harus mampu mengakomodasi kompleksitas sistem e-commerce tanpa mengorbankan performa dan keamanan. Dengan struktur tabel yang terorganisir, relasi yang jelas, serta penerapan normalisasi dan indexing, database marketplace akan lebih mudah dikembangkan dan dipelihara.

Perancangan database yang matang sejak awal akan menghindarkan masalah besar di kemudian hari, terutama saat skala bisnis semakin berkembang.

Pluginify
Pluginify